Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the rocket domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /var/www/kolamberenang.com/htdocs/wp-includes/functions.php on line 6121
Tim Para Renang Indonesia Panen 6 Emas dan Pecahkan Rekor di ASEAN Para Games 2026

Tim Para Renang Indonesia Bersinar di Hari Pertama ASEAN Para Games 2026


Deprecated: Fungsi wp_get_loading_attr_default tidak berlaku lagi sejak versi 6.3.0! Gunakan wp_get_loading_optimization_attributes() sebagai penggantinya. in /var/www/kolamberenang.com/htdocs/wp-includes/functions.php on line 6121

Kolamberenang.com, Jakarta – Tim para renang Indonesia tampil impresif pada hari pertama cabang olahraga renang di ASEAN Para Games 2026 yang digelar di Aquatic Center 80th Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (21/1/2026). Kontingen Merah Putih langsung menunjukkan dominasinya dengan meraih total 17 medali yang terdiri dari enam emas, delapan perak, dan tiga perunggu.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena para atlet Indonesia juga berhasil mencatatkan empat rekor baru dalam ajang ini. Hasil tersebut menjadi bukti kekuatan tim para renang Indonesia sekaligus membuka peluang besar untuk menambah pundi-pundi medali pada hari-hari berikutnya.

Empat Rekor Baru dari Nomor Gaya Dada

Rekor pertama dicatat oleh Mutiara Cantik Harsanto pada nomor 100 meter gaya dada putri kelas SB9. Atlet berusia 22 tahun itu berhasil menyentuh dinding kolam dengan waktu 1 menit 29,86 detik dan memastikan medali emas. Ia unggul atas wakil Malaysia, Jua Xuan Ong, yang mencatat waktu 1 menit 32,99 detik serta perenang Thailand, Monruedee Kangpila, dengan waktu 1 menit 34,97 detik.

Rekor berikutnya datang dari Mulyadi yang tampil dominan di nomor 100 meter gaya dada putra SB4. Perenang berusia 35 tahun tersebut mengamankan medali emas sekaligus memecahkan rekor dengan catatan waktu 1 menit 44,70 detik.

Dua rekor lainnya disumbangkan oleh Muhammad Gerry Pahker pada nomor 100 meter gaya dada SB6 dengan waktu 1 menit 32,49 detik, serta Abdul Majid Rahman yang meraih emas di nomor 100 meter gaya dada putra SB7 dengan catatan waktu 1 menit 21,27 detik.

Tambahan Emas dari Nomor Gaya Bebas dan Kupu-Kupu

Selain empat emas dari nomor gaya dada, dua medali emas tambahan dipersembahkan oleh Siti Alfiyah dan Syuci Indriani.

Siti Alfiyah menjadi yang tercepat pada nomor 400 meter gaya bebas putri kelas S6 dengan catatan waktu 6 menit 56,85 detik. Sementara itu, Syuci Indriani tampil gemilang pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 dengan waktu 1 menit 11,41 detik.

Mutiara Cantik Terkejut Raih Dua Medali

Mutiara Cantik Harsanto mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang dua medali pada hari pertama pertandingan. Selain emas di nomor spesialisasinya, ia juga berhasil meraih medali perak pada nomor 100 meter gaya bebas putri S9.

Menurutnya, nomor gaya bebas tersebut sebenarnya bukan nomor utamanya karena hanya menjadi nomor tambahan setelah nomor lain dihapus dari daftar pertandingan.

Ia juga mengungkapkan bahwa rekor yang dipecahkannya sebenarnya sudah pernah ia lampaui pada kompetisi di Peru pada Oktober 2025 dengan waktu 1 menit 31 detik. Meski demikian, ia tetap bersyukur karena mampu memecahkan rekor kembali di ajang ASEAN Para Games.

Pada edisi sebelumnya di Kamboja, Cantik berhasil mengoleksi dua medali emas dan empat perak. Untuk edisi tahun ini, ia berharap mampu melampaui pencapaian tersebut, setidaknya dengan menambah jumlah medali emas atau memperbaiki catatan waktu terbaiknya.

Gerry Pahker Bangga Persembahkan Emas

Muhammad Gerry Pahker juga merasa bangga bisa membuka kiprahnya di ASEAN Para Games 2026 dengan meraih medali emas sekaligus mencatat rekor baru. Dalam perlombaan tersebut, ia harus bersaing ketat dengan sejumlah perenang kuat, termasuk atlet tuan rumah Aekkarin Noithat.

Ia mengungkapkan bahwa persaingan berlangsung sangat ketat dan jarak waktunya dengan peraih medali perak hanya terpaut sekitar dua detik.

Meski berhasil memecahkan rekor, Gerry mengaku sebenarnya masih belum sepenuhnya puas dengan catatan waktunya. Dalam sesi latihan, ia pernah mencatat waktu yang lebih cepat. Namun, ia tetap bersyukur karena keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting sekaligus sedikit mengobati kekecewaan sebelumnya.

Gerry sendiri menargetkan mampu meraih dua medali emas sepanjang ASEAN Para Games 2026.

Rekap Perolehan Medali Para Renang Indonesia (21 Januari 2026)

Medali Emas

  • Siti Alfiyah — 400m gaya bebas putri S6

  • Mutiara Cantik Harsanto — 100m gaya dada putri SB9 (rekor baru)

  • Syuci Indriani — 100m gaya kupu-kupu putri S14

  • Mulyadi — 100m gaya dada putra SB4 (rekor baru)

  • Muhammad Gerry Pahker — 100m gaya dada putra SB6

  • Abdul Majid Rahman — 100m gaya dada putra SB7

Medali Perak

  • Syailendra Ihza Firmansyah Putra — 100m gaya dada SB14

  • Aris Wibawa — 100m gaya dada SB7

  • Mutiara Cantik Harsanto — 100m gaya bebas putri S9

  • Theradina Audria Lie — 100m gaya bebas putri S10

  • Nor Aimah — 50m gaya punggung putri S6-S7

  • Fajar Nur Hadianto — 50m gaya punggung putra S6

  • Syuci Indriani — 200m gaya dada putri SB14

  • Aris Wibawa — 200m gaya dada putra SB4

Medali Perunggu

  • Simon Abraham Situmorang — 100m gaya dada putra SB4

  • Riyanti — 400m gaya bebas putri S6

Tinggalkan komentar