Kolamberenang.com, Jakarta – Ketika sebagian besar anak seusia mereka memilih olahraga populer seperti sepak bola atau bola basket, Elnathan Zoee Prasetyo dan John Elroy Godfrey justru menekuni cabang olahraga renang. Dua siswa dari SMPK 7 Penabur tersebut sudah akrab dengan kolam renang sejak usia dini dan perlahan menjadikan olahraga air itu sebagai bidang yang mereka tekuni secara serius.
Sejak kecil, keduanya memang sudah menunjukkan ketertarikan pada renang. John mengungkapkan bahwa bakatnya telah disadari oleh orang tuanya bahkan sejak ia masih berusia sekitar enam bulan. Namun, ia baru benar-benar menyadari ketertarikannya terhadap olahraga tersebut ketika duduk di kelas 1 sekolah dasar.
Menurut John, rasa senang muncul setiap kali ia mampu berenang hingga mencapai garis akhir tanpa kesulitan, terutama ketika berhasil menguasai teknik gaya dada dengan baik.
Sementara itu, Elnathan mulai serius menekuni renang saat berada di kelas 4 SD. Meski demikian, kedua orang tuanya sudah melihat potensi tersebut sejak ia masih kecil.
Prestasi di Dunia Renang
Dedikasi dan latihan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil manis bagi keduanya. John baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara I nomor 50 meter gaya dada putra serta Juara II nomor 100 meter gaya dada putra dalam Kejuaraan Renang Pelajar dan Disabilitas se-Jakarta Barat. Ajang tersebut berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 14 Februari 2026.
Pada kompetisi yang sama, Elnathan juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara II nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas putra, serta Juara III pada nomor 100 meter gaya bebas putra.
John juga memiliki pengalaman berlaga di tingkat nasional. Ia pernah mengikuti Invitation BIG 10, sebuah kompetisi yang hanya diikuti oleh sepuluh klub renang terbaik di Indonesia. Dalam ajang tersebut, John berhasil menempati posisi ketiga pada nomor 50 meter gaya dada KU3 dan 200 meter gaya dada KU3. Selain itu, ia juga berpartisipasi dalam Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) sebagai perenang kategori junior.
Rekam Jejak Prestasi Elnathan
Tak kalah dari rekannya, Elnathan juga telah mengoleksi sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan. Pada Playfield Cup 2025, ia berhasil meraih Juara I Best Series, Juara II Best Timer Freestyle 23 meter, Juara II Best Timer Butterfly 23 meter, serta Juara II Best Series Breaststroke 23 meter.
Prestasi lainnya diraih dalam Kejuaraan Renang Pelajar Tangsel Open 2025, di mana ia meraih Juara II pada nomor 50 meter gaya bebas dan gaya dada, serta Juara III pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu.
Kemudian dalam West Swimming Competition 2025, Elnathan kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih posisi ketiga pada nomor 25 meter gaya dada.
Menjaga Keseimbangan Sekolah dan Latihan
Meski aktif berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi, John dan Elnathan tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kegiatan olahraga dan tanggung jawab akademik.
Elnathan mengaku biasanya langsung mempelajari materi pelajaran yang dianggap sulit setelah pulang dari latihan renang. Ia juga memanfaatkan waktu akhir pekan untuk belajar dan menyelesaikan tugas sekolah.
Selain itu, ia rutin menjalani latihan fisik untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan daya tahan, sesuatu yang sangat penting bagi atlet renang. Menjelang kompetisi, intensitas latihan renang biasanya ditingkatkan menjadi tiga kali dalam seminggu, ditambah latihan fisik sekitar empat kali setiap minggu.
Elnathan juga memastikan dirinya mendapatkan waktu istirahat yang cukup setiap hari, terutama dua bulan menjelang perlombaan.
Hal serupa dilakukan oleh John. Selain latihan renang secara rutin, ia juga memperhatikan pola makan dan kualitas tidur sekitar satu hingga dua bulan sebelum mengikuti kompetisi.
Dukungan Orang Tua dan Sekolah
Keberhasilan John dan Elnathan tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru, serta teman-teman di sekolah. Dukungan tersebut memberikan semangat bagi keduanya untuk terus mengikuti berbagai kompetisi dan meningkatkan kemampuan mereka di dunia renang.
Elnathan pun berpesan kepada para pelajar agar berani menemukan dan menekuni minat yang mereka sukai.
Ia menekankan pentingnya untuk tetap fokus dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan dalam proses meraih prestasi.
Sementara itu, John juga memberikan pesan sederhana namun penuh makna kepada para pelajar di Indonesia agar terus mengasah bakat yang dimiliki dan selalu memberikan usaha terbaik dalam setiap kesempatan.
Menurutnya, lakukan yang terbaik dan biarkan hasil akhirnya mengikuti.